Langsung ke konten utama

Dampak Negatif Autoplay Windows Device

Selamat bertemu kembali sobat bloger, udah lama enggak ngepost nih,,, (sibuk sebagai MaBa) hihihi, ( '--").


Oke langsung aja, kali ini ane bakal nge-share ke Agan semanya tentang dampak negatif dari Autoplay yang ada di windows, (itu lo,,, yang tiba" keluar pilihan kalo kita nyolokin flash disk) :D
Dalam setingan default nya/setingan windows, Autoplay ini sudah turn on (aktif), makanya kalo setiap kigta nyolokin sesuatu ke PC windows kita, pasti akan keluar nih. terus,,, apa sih dampak negatifnya???
dampak negatifnya adalah ketika sesuatu yang kita colokin itu telah bervirus (cth. flash disk), maka virusnya itu akan langsung menyerang sistem kita. jadi intinya Autoplay ini telah mengaktifkan Virus tersebut tanpa kita eksekusi file virus itu (nge-klik kalo bahasa gaulnya) hehe . . .
Jadi,,,? (gue harus bilang WAOU gitu), hihi . . . ehem, bukan-bukan itu maksudnya, jadi gimana sih cara turn off Autoplay nya, supaya jika yang kita colokin ada virusnya itu enggak bisa nyerang sistem?
caranya mudah, ikuti langkah-langkah berikut . . .:
1. buka windows run ( tombol windows + R ) 
2. ketik "gpedit.msc" ( hapus tanda petik), enter/ok
3. setelah muncul Local Group Policy Editor, masuk ke Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Autoplay Policies


4. kemudian klik dua kali pada "Turn off autoplay"





5. lalu ubahlah konfigurasinya menjadi Enable (lihat gambar)
6. klik OK/Enter
7. lalu tutup semua aplikasi, dan mulai ulang windows/restart
   selesai. :)

sekarang coba colokin sesuatu (bisa flash disk, hard disk, cd, dvd, dll terserah), pasti jendela dialog Autoplay tidak akan muncul lagi.
sekian dulu trik dari ane kali ini, kalo ada yang kurang mengerti, langsung aja tanya melalui komen dibawah ini, oke.


Komentar

Posting Komentar

Komentar yang baik ya kawand (^_^'

Postingan populer dari blog ini

Bikin USB Installer Windows Tanpa Aplikasi Tambahan?

Gak pake ribet, langsung aja. 1. Siapkan USB  4 GB, lalu silahkan format ke fat32. 2. File iso atau sebuah dvd Windows. 3. Sebuah PC/Laptop yang pake Windows 10. Kalo semua sudah siap, lanjut. 1. untuk yang bahan windowsnya dari file iso, langsung klik kanan pilih Mount. 2. Akan muncul dvd Drive baru, langsung buka isinya. 3. untuk yang pake dvd Windows, langsung buka aja dvd Drive nya. 4. Copy semua isi dalamnya ke flashdisk kalian. 5. selesai. Betul, sederhana emang caranya, kalo kurang yakin sekarang coba kalian restart laptop kalian, lalu boot lewat flashdisk tadi, pasti langsung bisa masuk ke mode instal windows. Kalo gk bisa, komen aja dibawah. sekian semoga bermanfaat.

Cara Membuat Video Light Painting

Di sini saya anggap kalian sudah paham pake After Effects ya, hehe. 1. Buat Composition baru, atur sesuai selera. 2. Import video yang sudah kalian buat, drag ke bawah, selanjutnya duplikat. 3. Klik kanan hasil duplikat, posisi layer yang atas ya, lalu pilih Blending Mode - Lighter Color. 4. Lalu geser layer tersebut satu frame ke depan. 5. Selanjutnya duplikat layer itu sebanyak jumlah fps project kalian. Geser 1 frame kedepan setiap layernya seperti ini. 6. Selesai, sekarang coba kalian preview. kalo hasilnya terlalu terang, tinggal atur ulang di layer pertama, selanjutnya duplikat ulang seperti cara di atas. semoga bermanfaat.

Apasih bagusnya Flac Audio?

Beberapa waktu lalu saya sempat berdebat dengan salah seorang teman di kampus soal musik, inti dari perdebatan kami adalah tetang format atau ekstensi dari sebuah file audio antara .mp3 dengan .flac Pada dasarnya kedua jenis file tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, beberapa orang mengatakan kualitas file flac lebih baik ketimbang file jenis mp3. Namun juga tak sedikit yang menganggap bahwa kualitas keduanya sama saja. Untuk menggali informasi lebih banyak tentang format audio flac, saya sempatkan untuk bertanya ke salah seorang senior di kampus yang mana dia telah lama menjadi asisten praktikum bidang multimedia selama masa studinya, dan saya fikir dia pasti tau sedikit banyak tentang format audio. Menurutnya untuk beberapa kasus, format audio flac mendukung multi track audio sehingga menyebabkan ukuran file jadi besar. Apabila dalam mixing musik, multi track memang sangat berguna. Misalnya kita membuat sebuah lagu, maka kita bisa memasukan hasil rekama