Sabtu, 31 Desember 2011

mencegah kerusaka program yang terkena virus dengan system restore

Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri  dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.
langsung aja, ane kasih ke agan, gimana caranya memulihkan kondisi suatu program yang telah terkena infeksi oleh virus.

 windows XP (langkah-langkah pada windows XP)

pertama klik star - all program - accessories - system tools - system restore.
lalu pilih create a restore point. klik next. beri nama dengan nama unik yang mudah di ingat. lalu klik create.
tunggu beberapa saat, system sedang membuat titik pemulihan. jika sudah, lalu klik close.

fungsi dari pembuatan poin restore, adalah untuk mengembalikan kondisi suatu program kepada tanggal kapan kita membuat system restore tersebut.
sebaiknya untuk membuat restore point, dilakukan sebelum komputer kita terkena virus, karena jika sudah terkena virus, maka system restore tidak akan merubah apa-apa terhadap komputer kita.

Nah, langkah-langkah di atas hanya dilakukan untuk OS windows XP, untuk windows 7, secepatnya akan segera ane share di blog ini.

selamat mencoba.

andalas icon file

membuat USB installer

asalamualaikum sobat, alhamdulilah banget ya sampai saat ini kita masih diberi kesehatan ama YME, dan masih bisa ngerasain tahun 2012. semoga di tahun 2012 ini segala kemudahan akan diberikan kepada kita semua, amin.
pada kesempatan kali ini ane bakal ngasih sedikit penjelasan mengenai bagaimana cara membuat USB instaler. kan kadang kita mengalami kesulitan saat hendak menginstal ulang laptop atau PC kita, karna kita harus beli DVD instaler. dan untuk harga DVD nya sendiri tidaklah murah, maka dari itu ane kasih sedikit bocoran bagi agan-agan dan aganwati yang belum tau, buat yang udah tau, ya biar nambah ilmu.
langsung aja, berikut yang harus disediakan dalam membuat sebuah USB instaler.
1. flash disk ukuran minimal 4 GB (data penting disalin, karna UFD agan bakal diformat nantinya)
2. sebuah aplikasi pembuat USB installer (biasanya saya pake A Bootable USB.exe) download aja di sini
3. file ISO atau DVD windows (windows vista atau windows 7) bisa di download di sini
4. sebuah PC/Laptop (untuk membuatnya)

nah, jika ke empat hal tersebut udah ada, sekarang kita mulai proses pembuatan.
pertama kali kita ekstract A Bootable yang udah kita download, lalu jalankan file exe nya.
maka akan muncul gambar seperti ini.
kalau sudah,di kolom from USB, pilih Flash Disk yang bakal agan gunai buat dijadiin USB installer. lalu format USB.
kemudian pilih, dari mana agan akan mengambil file windows, dari DVD, ato ISO yang udah agan simpan. kalo sudah, star DVD, atau star ISO.
lalu tunggu hingga proses selesai. dan sekarang agan sudah punya USB instaler sendiri, tanpa bersusah payah membeli DVD OS, yang harganya juga tidak murah (untuk yang asli)
note: jika dalam proses format USB, agan menemukan masalah, pilih options, lalu pilih quick format USB.
selamat mencoba...

Minggu, 25 Desember 2011

MULTIMEDIA

multimedia, hemmm....
pastinya sudah tidak asing lagi mendangar kata multimedia bagi kita.
'Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan. Selain dari dunia hiburan, Multimedia juga diadopsi oleh dunia game.
Multimedia dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan, multimedia digunakan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara sendiri-sendiri. Di dunia bisnis, multimedia digunakan sebagai media profil perusahaan, profil produk, bahkan sebagai media kios informasi dan pelatihan dalam sistem e-learning.
Pada awalnya multimedia hanya mencakup media yang menjadi konsumsi indra penglihatan (gambar diam, teks, gambar gerak video, dan gambar gerak rekaan/animasi), dan konsumsi indra pendengaran (suara). Dalam perkembangannya multimedia mencakup juga kinetik (gerak) dan bau yang merupakan konsumsi indra penciuman. Multimedia mulai memasukkan unsur kinetik sejak diaplikasikan pada pertunjukan film 3 dimensi yang digabungkan dengan gerakan pada kursi tempat duduk penonton. Kinetik dan film 3 dimensi membangkitkan sensasi realistis.
Bau mulai menjadi bagian dari multimedia sejak ditemukan teknologi reproduksi bau melalui telekomunikasi. Dengan perangkat input pendeteksi bau, seorang operator dapat mengirimkan hasil digitizing bau tersebut melalui internet. Komputer penerima harus menyediakan perangkat output berupa mesin reproduksi bau. Mesin reproduksi bau ini mencampurkan berbagai jenis bahan bau yang setelah dicampur menghasilkan output berupa bau yang mirip dengan data yang dikirim dari internet. Dengan menganalogikan dengan printer, alat ini menjadikan feromon-feromon bau sebagai pengganti tinta. Output bukan berupa cetakan melainkan aroma.