Langsung ke konten utama

AOCT Juara Gunadarma Overclocking Contest 4

Foto bersama juara I, II dan III serta Ibu Linx-Linx AMD, Bapak Dicky OC.ID dan Ibu Panitia


Tim A Rodi dan Erwin bersama Alva dan Dedi dari Jagat Review








Tim C Bambang dan Adhi bersama Dedi dari Jagat Review









Dalam ajang kompetisi bergengsi tahunan Gunadarma Overclocking Contest (GOC) 4 yang dilaksanakan di Universitas Gunadarma Depok pada tanggal 20 Maret 2014, Amikom Overclocking Team (AOCT) berhasil meraih dua gelar juara sekaligus, yaitu juara II dan III. Kompetisi Nasional ini diikuti oleh berbagai kampus besar yang ada di seluruh Indonesia. Dalam perjuangannya, dua tim dari AOCT berhasil menyingkirkan 15 tim lain yang mengikuti contest tersebut. GOC sendiri adalah kompetisi nasional Overclocking yang sudah menjadi agenda tahunan bagi Universitas Gunadarma dalam 4 tahun terakhir. Berikut data lengkap tim yang mendapat juara GOC4 adalah :

Juara I             : Tim Universitas Gunadarma (GOCT)
Juara II            : Slamet Dul Rahmat (saya) dan Wikansetya L. P. (AOCT)
Juara III           : M. Mu’tashim N. dan Fandhu Prihastanto (AOCT)


Sementara itu masih di bulan yang sama Maret 2014, AOCT juga mendapat undangan dari JagatReview untuk mengikuti OCWeekend atau kompetisi Extreme OC kecil - kecilan yang dilaksanakan pada setiap akhir pekan selama bulan Maret 2014. OCWeekend sendiri hanya boleh diikuti oleh 4 tim setiap minggunya, dimana tim tersebut diambil dari para pemenang Amateur Overclocking Tournament 2013 dari Pemenang juara 1 – 3 regional dan juara 1 – 6 nasional. Dua perwakilan dari AOCT lagi – lagi berhasil mendapatkan juara I dan II dalam acara tersebut. Mereka adalah Christi Roderto R. S. dan Bambang Anggoro Jati.
Dengan mengikuti kompetisi tersebut, salah satu tujuan utamanya adalah untuk mempererat persaudaraan Overclocker Team antara kampus STMIK AMIKOM Yogyakarta dan Universitas Gunadarma. Selain itu juga adalah untuk memunculkan Overclocker muda berbakat di kampus STMIK AMIKOM Yogyakarta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bikin USB Installer Windows Tanpa Aplikasi Tambahan?

Gak pake ribet, langsung aja.
1. Siapkan USB  4 GB, lalu silahkan format ke fat32.
2. File iso atau sebuah dvd Windows.
3. Sebuah PC/Laptop yang pake Windows 10.
Kalo semua sudah siap, lanjut.
1. untuk yang bahan windowsnya dari file iso, langsung klik kanan pilih Mount.
2. Akan muncul dvd Drive baru, langsung buka isinya.
3. untuk yang pake dvd Windows, langsung buka aja dvd Drive nya.
4. Copy semua isi dalamnya ke flashdisk kalian.
5. selesai.
Betul, sederhana emang caranya, kalo kurang yakin sekarang coba kalian restart laptop kalian, lalu boot lewat flashdisk tadi, pasti langsung bisa masuk ke mode instal windows. Kalo gk bisa, komen aja dibawah. sekian semoga bermanfaat.


Membedakan slot PCI, AGP, dan PCIe (Expansion Slot)

Selamat malam sobat bloger, akhirnya saya bisa kembali menulis artikel pada malam ini.
baik langsung saja kali ini saya akan membahas tentang perbedaan slot AGP, PCI dan PCIe yang ada di dalam sebuah motherboard.
A. nah yang pertama yang akan kita bahas di sini adalah Slot PCI,
PCI ini adalah salah satu slot yang memiliki banyak fungsi, karena masih banyak dan sangat banyak peripheral komputer yang menggunakan Slot PCI, dari mulai VGA [sudah sangat jarang], ethernet card, LAN card, Sound card, USB card, Sata Card.
1. Contoh Slot PCI (paling bawah)


 2. Contoh Lan Card yang menggunakan slot PCI
selain lan card, juga masih banyak lagi pheripheral komputer yang menggunakan slot PCI ini.

B. selanjutnya akan kita bahas yaitu slot AGP.  ini merupakan Slot VGA Card (kartu grafis) yang digunakan pada motherboard lama seperti LGA 478 dan komputer P3, saat ini sudah jarang digunakan dan dipasaran pun sudah mulai langka. AGP memiliki 2 macam jenis versi AGP 4x dan 8x, terakhir dari jenis slot AGP adalah…

Apasih bagusnya Flac Audio?

Beberapa waktu lalu saya sempat berdebat dengan salah seorang teman di kampus soal musik, inti dari perdebatan kami adalah tetang format atau ekstensi dari sebuah file audio antara .mp3 dengan .flac
Pada dasarnya kedua jenis file tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, beberapa orang mengatakan kualitas file flac lebih baik ketimbang file jenis mp3. Namun juga tak sedikit yang menganggap bahwa kualitas keduanya sama saja. Untuk menggali informasi lebih banyak tentang format audio flac, saya sempatkan untuk bertanya ke salah seorang senior di kampus yang mana dia telah lama menjadi asisten praktikum bidang multimedia selama masa studinya, dan saya fikir dia pasti tau sedikit banyak tentang format audio. Menurutnya untuk beberapa kasus, format audio flac mendukung multi track audio sehingga menyebabkan ukuran file jadi besar. Apabila dalam mixing musik, multi track memang sangat berguna. Misalnya kita membuat sebuah lagu, maka kita bisa memasukan hasil rekaman alat mu…